UMS Menjadi Host Agenda FORKOM Jateng: Workshop Peningkatan Kualitas Proposal Riset Pendanaan DRTPM

  • Post author:
  • Post category:Berita

Lembaga Riset dan Inovasi Universitas Muhammadiyah Surakarta bersama FORKOM LPPM PT Jateng menyelenggarakan Workshop dengan tema “Peningkatan Kualitas Proposal Riset Pendanaan Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM)” yang diselenggarakan di Ruang Meeting lt. 2 Edutorium KH. Ahmad Dahlan UMS, Senin, (8/7).

Kegiatan ini merupakan pelaksanaan program kerja FORKOM LPPM Jateng ke-3 pada program kerja tahun 2024. Berdasarkan hasil rapat kerja FORKOM Jateng, disepakati bahwa UMS menjadi host untuk workshop terkait peningkatan kualitas proposal riset khususnya pendanaan DRTPM. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menjalin tali silaturahmi sekaligus ajang berbagi ilmu dan pengalaman terkait riset antar LPPM PT se-Jateng yang tergabung dalam FORKOM.

Sejumlah sekitar 100 orang dari 46 Perguruan Tinggi hadir secara luring dalam Workshop ini. Peserta terbanyak berasal dari STT Warga Surakarta sebanyak 16 periset. Selain itu, Workshop ini juga dapat diikuti melalui youtube streaming bagi yang berhalangan datang ke UMS.

Kegiatan workshop ini menghadirkan 2 materi utama, yaitu “Pengelolaan Riset dan Pendanaan DRTPM di UMS” oleh Dr. Ambarwati, M.Si. selaku Kabid Riset Lembaga Riset dan Inovasi Universitas Muhammadiyah Surakarta yang berbagi pengalaman tentang pengelolaan riset pendanaan DRTPM di UMS dan “Kiat Menyusun Proposal Lolos Pendanaan Riset DRTPM” oleh Prof. Dr. Muji Setiyo, M.T., reviewer Nasional riset DRTPM, periset handal sekaligus Ketua BPP Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) yang smenyampaikan materi tentang kiat-kiat menyusun proposal riset berkualitas lolos pendanaan DRTPM.

Selanjutnya kegiatan workshop ini ditindaklanjuti dengan menjalin kerja sama terutama bidang riset antar perguruan tinggi yang tergabung di FORKOM Jateng serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara LRI UMS dengan LPPM STT Warga Surakarta dan LRI UMS dengan LPPM UNAIC.

Pada presentasinya, Dr. Ambarwati, M.Si. menyampaikan capaian riset pendanaan DRTPM di UMS. Capaian tersebut menunjukkan trend yang meningkat. Pada Tahun 2022 total proposal dosen-dosen UMS yang didanai DRTPM sebanyak 42, meningkat di tahun 2023 menjadi 52 proposal dan Alhamdulillah di Tahun 2024 menjadi 140 proposal didanai DRTPM untuk skim reguler. Jumlah ini merupakan jumlah terbanyak untuk PTS se-Jateng, disusul oleh ITT Purwokerto dengan jumlah 61 dan UKSW dengan jumlah proposal didanai sebanyak 50. Sementara itu masih ada skim katalis yang belum diumumkan oleh DRTPM. Untuk minat Katalis alhamdulillah ada 21 dosen yang lolos.

Pada kesempatan ini, Dr. Ambarwati juga menyampaikan pengalaman dalam.pengelolaan riset, meliputi langkah apa saja yang dilakukan LRI UMS untuk memotivasi dan memfasilitasi periset di UMS dalam menyusun dan mengajukan proposal riset ke DRTPM. “Peneliti harus selalu diingatkan, karena dosen tidak hanya menyusun proposal saja, supaya tidak kehilangan kesempatan,” tutur Dr. Ambarwati. Selain itu juga disampaikan tip-tip yang perlu dibangun oleh LRI dalam pengelolaan riset.

Narasumber kedua, Prof. Muji Setiyo menyampaikan kiat-kiat dalam menyusun proposal riset yang berkualitas agar lolos pendanaan DRTPM, menunjukkan poin-poin penting penilaian proposal baik pada seleksi administrasi maupun seleksi substansi serta.membedah contoh proposal yang lolos didanai. “Pada paragraf satu, tunjukan bahwa ada kegaduhan ilmiah. Supaya tajam,” tegas Prof. Muji Setiyo.